Sudah Nemuin yang Baru Belum? Mari Produktif dengan “GAYA BERCINTA” yang Baru

SISITIPSI – GAYA BERCINTA

Sisitipsi hadir sebagai band Surabaya yang booming beberapa bulan terakhir ini. Lagu-lagunya mulai booming dan sering didengarkan oleh dulur-dulur dewe yang menyukai lagu indie. SISITIPSI adalah sebuah band dengan enam personil yang terbentuk pada Maret 2014 di Jakarta, Indonesia. Gaya bermusik yang terinspirasi dari sound 50’s hingga 80’s, dipadukan dengan bossa nova, samba, swing, klasik, bluegrass, country, dan jazz. Pada 7 Maret 2016, mereka sempat merilis album pertama dengan judul 73%. SISITIPSI yang beranggotakan Fauzan Lubis sebagai vokal, Eka Wiji Astanto: Contrabass, Rian Rahman: Gitar, Hendar Dimas Anggara: Keyboard, Amoroso Romadian: Trombone, Aditya Rahman: Drum ini mengeluarkan sebuah single baru loo dulur dewe judule bagi admin mengguncang pola pikir “GAYA BERCINTA” huaaaa, hayo opo seng mbo bayangno lur tentang judul lagu iki? Asik kayaknya lirik dan aransemen lagunya.  Mari kita ulik-ulik sedikit kenapa SISITIPSI mengeluarkan lagu dengan judul seperti ini.

Bertahan untuk tetap produktif di tengah pandemic COPID-19 yang merusak tatanan hidup SISITIPSI akhirnya mencoba mencari celah. Layaknya petikan jari Tuhan, sekali petik “boooommm”! Runtuh dunia, termasuk permusikan kita. Kaget? Sama! Kita juga kaget sampai ke ubun-ubun tetangga, Jon! Muter otak, rencana matang yang sudah disusun beberapa bulan lalu, berantakan! Bener ga? Fase-fase awal kita diem dulu nih, tarik nafas, buang nafas, liat situasi, baca keadaan , nyari celah. NAHHHHH!! Ternyata kita liat celah yang lain Jon! Yang ngebuat kita tetap produktif! ungkap salah satu personil SISITIPSI ini. “GAYA BERCINTA” ini menjadi celah itu dulur. Berangkat dari pengetahuan dan rasa penasaran tingginya tingkat kehamilan selama pandemi “GAYA BERCINTA” mungkin menjadi salah satu kegiatan yang digemari di kalangan saat ini. Saking digemarinya mungkin bosen dengan gaya-gaya yang itu saja, jadi SISITIPSI beranggapan bahwa manusia itu kreatif dulur dewe mungkin saja beberapa dulur dewe menemukan beberapa gaya baru dalam “GAYA BERCINTA”. Terlepas daripada itu, tujuan SISITIPSI adalah untuk mengingatkan dulur dewe dalam bentuk “kritik” halus tentang “budaya” bergonta-ganti pasangan yang bisa menyebabkan bahaya penyakit kelamin menular. Ya walaupun sah-sah saja mau berpasangan dengan siapa saja, dan tidak ada yang melarang (karena di bagian itu tentunya sudah ada orang-orang yang lebih punya kapasitas) namun dulur SISITIPSI hanya bisa mengingatkan seperti slogan SISITIPSI di panggung “Nakal boleh, goblok jangan !”.

“Gaya Bercinta” menggambarkan itu semua, Dalam pengerjaan single ini, SISITIPSI dibantu oleh Mas Wawaz sebagai operator, technical mixing, dan mastering yang berlokasi di Royale Studio, Jakarta Selatan. Masih dengan genre music ala SISITIPSI, dengan Fauzan ( Ojan ) pada Vokal, Rian pada Gitar, Angga pada Keyboard, Eka pada contrabass, Amor pada trombone, dan Adit di drum. SISITIPSI siap menyajikan hiburan irama untuk menyejukan telinga konsumen music di Tanah Air, dan semoga lagu ini bisa menambah referensi “GAYA BERCINTA” dulur dewe! Salam SISITIPSI!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *